Standarnya ketika orang tua tau kita membenci seseorang, mereka akan hanya bilang untuk memaafkan atau berbaikan, yaaaa kata kata paling tidak menenangkan dan kadang tambah membuat kita makin membenci. Aku memiliki kisah cukup berbeda dengan sosok 'wanita licik'.
5.24.2020
1.18.2019
DUFAN (BDO-JKT)
18.1.19 by yola ending
dari dulu setiap abis pergi ke tempat manapun selalu keingetan buat cerita, sekedar sharing siapa tau ada yang juga niat mau pergi tapi bingung sama perjalanannya.
Dulu pernah ke Batu, beneran ngeteng dari naik kereta antar kota, ke kereta lokal, lanjut naik angkot, ojek dll tapi sayang gak ketulis gara-gara setelahnya sibuk ngurus wisuda. Pernah juga ke beberapa kota lainnya, juga sama gak ketulis, cuman niat doang.
3.30.2017
Kenangan Film
30.3.17 by yola ending
3.07.2017
3.05.2017
The Art Of Getting By
5.3.17 by yola ending
Tepat jam 02.10 pagi saat tulisan ini diketik pertama kali. Ya aku baru saja tamat menonton film The Art Of Getting By yang rilis tahun 2011 dengan rating imdb yang cukup rendah sebesar 6,6.
Bukan karena aku penggila film, tapi karena penyakit ini masih belum sembuh, ya kelainan tidur yang sudah belasan tahun aku derita, setidaknya orang bisa tau dari mukaku yang memiliki lingkaran mata panda yang cukup besar, untungnya aku menggunakan kacamata sehari-hari, yaa setidaknya orang tidak akan terlalu memperhatikan mata pandaku.
3.03.2017
Dead Poets Society
3.3.17 by yola ending
Belum tentu film jadul itu jelek, malah kenyataannya banyak sekali film-film dulu yang melampaui film jaman sekarang, kita tidak berbicara soal animasi atau efek dalam film-film si-fi, jelas film sekarang sangat unggul untuk genre ini. Tapi untuk film-film yang bercerita kehidupan, film dulu masih menduduki posisi juara. Lihat saja film Shawshank Redemption yang memiliki rating tertinggi di IMDB yang rilis pada tahun 1994 atau trilogi The Godfather yang dimulai tahun 1972, ada juga Forrest Gump dan Patch Adams yang banyak mengajarkan tentang kehidupan. Film-film yang punya banyak quotes ini memang tidak bisa diremehkan. Kali ini kita bahas salah satu film jadul yang membuat tangisan diakhir filmnya.
2.26.2017
1.27.2017
11.16.2016
Salah Satu Kisah
16.11.16 by yola ending
Selagi membaca novel seri dilan, yaaaa kisah dilan yang unik dengan takdir sebagai pemeran utama yang tak telihat. Aku kembali mengingatn awal pertemuan itu, aku sebenarnya tak tau kapan tepatnya berkenalan dengannya, aku hanya ingat itu tahun 2004 dia kusebut pengganggu. Yaaaa, dia tidak dekat denganku tapi ikut serta dengan yang lain menjahili. Bukan aku di bully, yaaa kadang mereka hanya bermain keterlaluan, jika aku marah juga mereka akan minta maaf.
11.14.2016
Pandanganku Tentang Dilan Milea
14.11.16 by yola ending
Ehmmmmm
Bingung kata apa yang harus di ketik sebagai pembukaan tulisan ini.
emmmm, Aku baca ketiga buku tentang cerita kisah lalu dilan dan milea. Saat baca dilan 1990, aku paksakan membacanya di awal awal bab, karena jujur sedikit membosankan. Gaya penulisannya sederhana seperti yang dikisahkan karena diasumsikan itu tulisan santai milea di malam hari. Berbeda dengan beberapa novel lainnya, novel ini hanya seperti bercerita saja.
11.12.2016
Ngomongin Novel Indonesia
12.11.16 by yola ending
Novel. Aku pecintanya. Di kamar aku punya puluhan novel yang aku beli mulai dari SMP sampe sekarang. Semuanya juga bukan aku beli sendiri, beberapa hadia dari orang tua, temen sampe mantan gebetan hhahaha. Mungkin ini keturunan aja, karena orang tua suka baca dan koleksi novel atau buku bacaan mereka yang lebih banyak dari aku, yaaa dari kecil aku kebiasa baca buku yang aku 'suka'. Waktu kecil papa suka banget ngajakin ke toko buku. Kalau anak kecil sering diajakin ke toko mainan, aku bukan bagian dari anak kecil itu.
Aku banyak baca novel dari berbagai genre, mulai dari romantis (teenlit, yaaaa anak remaja labil suka banget pasti novel kek gini, sebenernya teenlit bukan genre, tapi ketika denger nama itu, orang langsung tau tipikal kayak apa novel itu), biografi, sejarah, fiksi bahkan horor.
Aku banyak baca novel dari berbagai genre, mulai dari romantis (teenlit, yaaaa anak remaja labil suka banget pasti novel kek gini, sebenernya teenlit bukan genre, tapi ketika denger nama itu, orang langsung tau tipikal kayak apa novel itu), biografi, sejarah, fiksi bahkan horor.
Ini beberapa novel yang pernah gue baca dan berkesan yak,
Horor : rumah kentang, maddah
Romantis : Dealova, KCB, rectoverso
Biografi : Sepatu dahlan
Fiksi : Narnia, Harrypotter
Sejarah : Api tauhid ???
Komedi : Skripshit
Sedih : Sabtu bersama bapak
Random banget kan yak, yaaaa aku baca novel itu bukan hanya liat pengarang tapi dari reviewnya aja. Kalau banyak yang rekomendasi ya aku baca. Tapi kalo di tanya genre apa favorit aku, itu beda banget sama favorit genre film. Kalo film aku suka Sci-fi kalo novel aku suka yang ehmmmm bingung gimana jelasinnya. Jadi aku suka novel yang ber;atar luar negeri dengan menceritakna hal-hal yang tidak ada dalam berita-berita internasional, seperti sejarah, tingkah laku, kebiasaan atau pengalaman orang tersebut dan terkait dalam Islam, yappp ada islaminya. Yaah lebih mudahnya, aku suka novel yang mengunggap sedikit sejarah islam, kebiasaan islam cara pandang penduduk lokal memandang islam. Tak perlu novel ini berisikan semua hal itu dari awal novel hingga akhir, cukup secuil saja itu sudah sangat keren bagiku. Sekedar mengetahui beberapa hal baru yang tak banyak orang tau. Tapi aku suka mengarang indo, karena pola pikirnya dan mereka bisa membandingkan dengan keadaan di indo. Bagi penyuka novel, mereka bisa di pecah menjadi 2, penyuka noel terjemahan dan tidak.. Aku tidak. tapi balik lagi, bukan bearti aku gak baca, aku baca beberapa kayak Narnia, Harry Potter, Breaking Night, The devil wears prada dan beberapa lainnya tapi tak banya. Kenapa gak suka, simple, karena kadang beberapa kata menjadi aneh dan terlalu banyak stip (-,_) tanda seperti itu dalam novel terjemahan. Nih yaaa pengarang favorit aku Habbiburahman El-Shirazy, Ahmad Fuadi dan Hanum Salsabilah Rais. Hampir semua novel karya mereka aku baca, walaupun ada yang beberapa gak punya karena waktu itu barter sama temen saling pinjem novel. Soalnya aku bukan tipikal orang yang baca novel sampe 2 kali, cukup sekali, tapi dibaca dengan detail, penuh catatan dan googling tentang tempat atau apapun yang bikin penasaran.
Oke ini 3 Novel dan Pengarang tersuka, terbaik terkece teridola bagi aku.
- 99 Cahaya di Langit Eropa (Hanum Rais)
BEST!!!!!. Aku baca ini sebelum ada film, dan masih dapet edisi cover novel, bukan cover film. KArena jujur, aku gak suka banget novel yang sudah edisi cover film, rasanya hilang identitas novelnya dan berasa kalau aku cuman ikutan arus aja yang baru suka novel gegara tenar di filmnya.
Novel ini juga aku beli bukan gegara random aja, tapi di sarananin temen. Katanya bagus dan dia ceritain garis besar novelnya dan aku langsung jatuh cinta, beli ke gramed.
Kenapa aku suka banget novel ini yaaaa karena genrenya favorit aku. Novel ini menceritakan sepasang pasangan suami istri yang berjuang di negeri orang, tapi bukan itu istimewanya. Karena novel ini mempertanyakan apakah Islam mempengeruhi sebagian dari sejarah yang ada di benua eropa, yaaaa benua eropa, karena novel ini gak hanya bercerita di satu negara, melainkan di beberapa negara. Bagaimana bisa Islam sebagai minoritas menggoreskan secuil kisah yang bila itu benar, bukankah sangat menakjubkan. Aku menggunakan kata 'jika itu benar' karena di dalam novel ini merupakan pandangan subjektif dari salah satu pihak di dalam novel dengan didukung beberapa fakta sejarah yang belum terungkap mengapa dan tentang kebenarannya.
Bagi aku yang entah kapan bisa menjejaki kaki di tanah eropa, novel ini memberikanku pandangan dan kepuasan pribadi tentang benua itu. Dulu, ketika mendengar eropa, yang terbesit hanya menara eiffel dan paris, tapi kini banyanganku Vienna, Arc du Triomphe de Carrousel. Bingung kenapa itu yang terbesit??. Museum Louvre bukan lagi tentang monalisa bagiku, tapi tentang lukisan bunda maria, jika kembali pertanyaan mengapa terbesit, coba luangkan waktu dengan baca novel ini. Aku bisa dengan mudahnya searching lukisan itu di internet, tapi aku hanya ingin lihat secara langsung, ingin lihat beberapa benda bersejarah lainnya yang beberapa memiliki kaligrafi. Walaupun bukan bearti itu menandakan Islam besar di Eropa atau hanya karena bangsa Eropa merasa kaligrafi itu indah dan mencontohnya sebagai hiasan di beberapa benda, tanpa tau apa makna dan arti di balik kaligrafi yang mereka buat.
Bagi aku yang entah kapan bisa menjejaki kaki di tanah eropa, novel ini memberikanku pandangan dan kepuasan pribadi tentang benua itu. Dulu, ketika mendengar eropa, yang terbesit hanya menara eiffel dan paris, tapi kini banyanganku Vienna, Arc du Triomphe de Carrousel. Bingung kenapa itu yang terbesit??. Museum Louvre bukan lagi tentang monalisa bagiku, tapi tentang lukisan bunda maria, jika kembali pertanyaan mengapa terbesit, coba luangkan waktu dengan baca novel ini. Aku bisa dengan mudahnya searching lukisan itu di internet, tapi aku hanya ingin lihat secara langsung, ingin lihat beberapa benda bersejarah lainnya yang beberapa memiliki kaligrafi. Walaupun bukan bearti itu menandakan Islam besar di Eropa atau hanya karena bangsa Eropa merasa kaligrafi itu indah dan mencontohnya sebagai hiasan di beberapa benda, tanpa tau apa makna dan arti di balik kaligrafi yang mereka buat.
Novel ini membuat kita tau beberapa sejarah-sejarah kecil, tanpa membuat harapan terlalu banyak hanya mengungkapkan sudut pandangnya dan juga mengungkap kemungkinan-kemungkinan bila hal itu bisa jadi hanya kebetulan atau ketidak sengajaan saja.
Karya Hanum Rais ini ada beberapa selain 99 cahaya di langit eropa, ada bulan terbelah di Amerika, Amien Rais, Berjalan diatas Cahaya, Faith in the City dan satu lagi yang belum rilis dan akan aku tunggu di gramed hhahah. Gak semua karyanya aku baca, Amien Rais satu-satunya novel karya Hanum yang gak aku baca. Awalnya aku mau baca, tapi pas liat punya temen dan baca random di beberapa halaman aku menutuskan tidak. Bukan karena jelek, tapi karena aku pro Bapak Suharto dan beberapa bagian di novelnya ada menyudutkan Beliau, maka aku memilih untuk tidak melanjutkan. Simple.
11.11.2016
Ngomongin Film Indonesia
11.11.16 by yola ending
10.04.2016
Nyetir (Part 2)
4.10.16 by yola ending
10.03.2016
Cari Temen Cerita
3.10.16 by yola ending
Stand up comedy, udah lama gue nikmatin comedi lucu ini. Dari jaman stand up belum booming kek sekarang, gue udah suka dengerin stand up mulai dari stand up cuman ada di cafe2 yang di upload di youtube sampe sekarang udah banyak kompetesinya. Dari dulu sampe sekarang gue suka radityadika, humornya sederhana tapi lucu, jadi gak banyak mikir. Dulu saat komika masih dikit, gue gak suka sama panji, menurut gue terlalu berat materinya, gue pikir standup untuk hiburan, jd kenapa materinya harus politik.
4.20.2016
NYETIR (pemula part 1)
20.4.16 by yola ending
Ehmmmmmm, bagi cewek bisa nyetir mobil itu keren. Cowok kalo bisa nyetir itu naik kegantengannya, walaupun bukan mobil dia, itu bukan masalah.
Bulan Febuari lalu gue les nyetri mobil, tapi gue gak buta tentang cara nyetir mobil. Sebelum daftar les, gue udah sering diajarin bokap nyetir, tapi dijalanan sepi dan subuh. Jadi pas mulai les, gue termasuk yang lumayan, gak buta-buta amat. Bokap akhirnya nyuruh gue les mobil gegara dia takut ngajak gue kejalanan rame.
Nih ya, menurut gue mending belajar dulu sama temen, pacar apa orang tua sebelum les mobil, karena banyak yang harusnya gak dilakuin saat kita nyetir mobil, nih bagi cewek yak ada ide-ide:
4.19.2016
PINDAH
19.4.16 by yola ending
Banyak yang pernah ngerasain pindah rumah, termasuk gue. Kalian yang pernah pindah rumah pernah ngerasa bosen, sepi??
Dari gue lahir, gue tinggal di rumah type 36 dengan 2 kamar, satu ruang tamu, satu ruang keluarga, satu dapur dan satu kamar mandi. Kecil?? Gak. Bagi gue sempurna. Badan gue yang kecil buat apa rumah gede. Gue tinggal dikomplek kecil, kecil banget. Komplek gue cuman berisi 4 rumah doang. Walau cuman 4 rumah, bisa bayangin kan gimana deketnya 4 keluarga ini.
PIKIRAN
19.4.16 by yola ending
Ternyata selama 2014 gue gak pernah ngepost apapun. Tapi kalo di liat bulannya ternyata lebih dari setahun. Ehmmmm sekarang lagi suka nulis tentang apapun, walaupun sekarang kata-kata yang gue gunain standar banget, yaaaa teunananon lah yak.
Sekarang lagi banyak pikiran, yaaaa pikiran monoton yang terlalu membosankan. Jadi gue lebih milih mikirin hal yang lain yang lebih menyenangkan. Makanya lagi sering ngeblog buat refreshing mikirin hal hal baru.
BYE gak jelas!!!!
4.18.2016
Nikmatin macet
18.4.16 by yola ending
Subscribe to:
Posts (Atom)
















